oleh

4 Poin Kesepakatan antara Pemilik Lahan dan PT. MPI, Akhirnya Segel Alat Berat di Buka

TOPIKterkini.com – Konawe | Setelah melewati perjalanan panjang polemik aktivitas pertambangan Perusahaan PT. Muda Prima Insan (MPI) didalam lahan milik masyarakat Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, telah menyetujui 4 (empat) poin kesepakatan akhirnya segel alat berat perusahaan dibuka yang sebelumnya dilakukan aksi penyegelan pada hari Minggu lalu (4/10).

Hal tersebut terlihat saat masyarakat bersama pihak perusahaan PT. MPI dikawal aparat kepolisian polsek sampara dan Koramil Sampara masuk ke lokasi pertambangan (11/10), saat tiba dilokasi pertambangan, masyarakat dan pihak perusahaan kemudian sepakat untuk membuka segel alat berat perusahaan setelah menandatangani BERITA ACARA Kesepakatan Bersama antara Masyarakat selaku pemilik lahan dan Pihak Perusahaan PT. MPI.

Ada 4 (empat) poin kesepakatan sebagai berikut:
1. Bahwa perusahaan PT. MPI akan menyelesaikan proses pembayaran lahan masyarakat.
2. Bahwa perusahaan PT. MPI bersedia untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatan perusahaan sebagai Karyawan
3. Bahwa masyarakat bersama Perusahaan PT. MPI bersepakat melakukan pembukaan segel alat operasional perusahaan PT. MPI
4. Apabila Poin 1 dan 2 tidak dilaksanakan maka berarti perusahaan PT. MPI tidak mau bekerjasama.

Mewakili masyarakat Ramlin Pelesa, S.Pd mengatakan bahwa tuntutan masyarakat selaku pemilik lahan telah diamini oleh PT. MPI melalui berita acara kesepakatan dan akan diselesaikan secepatnya

“Alhamdulillah tuntutan kami telah diamini oleh pihak perusahaan, sesuai berita acara kesepakatan, tuntutan kami akan diselesaikan secepatnya,” ucap Ramlin Pelesa.

Ia menyampaikan bahwa segala bentuk polemik mengenai aktivitas perusahaan telah berakhir pasca lahirnya kesepakatan antara masyarakat dan perusahaan semata-mata demi kepentingan bersama, sehingga ia meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak secara hukum apabila ada oknum maupun kelompok yang berupaya menghalangi aktivitas perusahaan dengan modus pemilik lahan.

“Mewakili pemilik lahan kami menilai ini sudah clear, apabila ada oknum maupun kelompok yang berupaya menghalangi aktivitas perusahaan dengan modus pemilik lahan, kami meminta untuk menindak secara hukum, karena pasti itu untuk kepentingan pribadi”, tegas Ramlin Pelesa.

Sementara itu, Asri Sandi selaku perwakilan dari perusahaan PT. MPI mengucapkan terimakasih atas dukungan dari masyarakat pemilik lahan untuk melanjutkan aktivitasnya kembali, ia mengatakan secepatnya pihaknya akan segera menindaklanjuti kesepakatan kedua belah pihak.

“Terimakasih atas kesepakatan dari masyarakat pemilik lahan. Berdasarkan berita acara ini, kami akan mulai aktivitas perusahaan. Terkait poin-poin kesepakatan, secepatnya kami segera realisasikan,” pungkas Asri Sandi.

Ditempat yang sama salah satu tokoh Pemuda Kecamatan Besulutu, Muhamad Ikram Pelesa menyampaikan bahwa poin-poin dalam berita acara kesepakatan merupakan akumulasi dari tuntutan dan harapan masyarakat pemilik lahan. Ia beranggapan bahwa tuntutan tersebut pure kepentingan masyarakat, sehingga ia berharap agar pihak perusahaan segera mewujudkan kesepakatan tersebut.

“Tentunya tuntutan dan harapan masyarakat pemilik lahan telah terakumulasi dalam poin-poin berita acara kesepakatan, sebab tuntutan ini pure kepentingan masyarakat, harapan kami secepatnya perusahaan segera mewujudkan kesepakatan tersebut,” tutup Ikram Pelesa.

Laporan: Tim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed