oleh

Pupuk Bersubsidi Jatah Kabupaten Jeneponto Dijual di Kabupaten Gowa

TOPIKTERKINI.COM – JENEPONTO| Beberapa petani warga Desa Tanammawang Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto keluhkan pupuk subsidi yang belum dibagikan secara merata.

Menurut sejumlah warga, yang masing-masing dengan Inisial F saat di konfirmasi kamis 22/10 mengatakan bahwa untuk pembagian pupuk bersubsidi sejumlah warga pertanyakan terkait adanya pengecer yang diduga tidak menyalurkan pupuk pada petani Desa Tanammawang Kabupaten Jeneponto, tetapi, justeru di jual dan dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Gowa secara Ilegal, dengan harga yang melampaui batas. HET. Rp.90.000,-

Berdasarkan pantauan awak media Salah seorang warga Biringbulu berinisial B yang sempat ditemui di waktu yang sama mengatakan bahwa ada 1 unit kendaraan Dump Truck yang ber Plat berwarna merah melintas di jalan raya dengan membawah pupuk subsidi merk urea berjumlah 100 sak untuk dibawah ke Desa Baturappe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa.

Kata Inisial B bahwa pupuk yang bersubsidi asal Desa Tanammawang Kecamatan Bontoramba diduga akan diperjual belikan di Kabupaten Gowa,”katanya

Dikonfirmasi diwaktu yang sama Pengecer yang berinisial M mengakui bahwa pupuk yang di distribusikan ke Kabupaten Gowa adalah pupuk pesanan dari keluarganya di Desa Baturappe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Jeneponto.

“Diakuinya bahwa hanya 60 Sak pupuk jenis urea yang diantarkan ke Desa Baturappe untuk diberikan kepetani yang notabenenya adalah keluarganya sendiri,”katanya.

Dikonfirmasi pihak distributor KPI Tamalatea H.Karim lewat via telepon mengatakan bahwa dirinya akan memanggil pengecer yang nakal dan jika terbukti melakukan penjualan pupuk diluar kabupaten Jeneponto, maka akan dilakukan pencabutan Izin dan menperoses sesuai hukum yang berlaku.

Menaggapi hal tersebut Kepala Dinas pertanian Drs.Ahmad angkat bicara bahwa jika ada pengecer yang menjual pupuk subsidi diluar Kabupaten Jeneponto silahkan laporkan ke Distributornya, siapa nama pengecernya, dimana alamatnya, dan dijual kemana.

“Kata Ahmad bahwa jika pengecer¬† terbukti melakukan pelanggaran dengan menjual diluar Kabupaten Jeneponto, maka distributor berhak untuk mencabut perizinan pengecer, dan melaporkan kepihak yang berwajib jika memang terbukti,”harapnya

Menyikapi pernyataan kadis pertanian dan perwakilan distributor KPI Kabupaten Jeneponto, Sudirman Sijaya, SH selaku mantan Anggota DPRD dari Partai Gerindra sekaligus ketua LSM Forum Pembela Keadilan (FPK) yang saat ini aktif sebagai pengacara dari organisai K.A.I menunggu pembuktian (Punnakammaja) dimohon semua pejabat yang berwenang, terkhusus penegak hukum tipikor untuk turun tangan,”harapnya

#Bersambung.

Laporan: Andi Burhanuddin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed