oleh

Kades Jatimulya Dipukuli Warganya Gegara Tegur Suara Bising Knalpot Racing

Topikterkini.com.Buol – Polsek Momunu Polres Buol, Kepala Desa Jatimulya, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, Lamase di Tonjok oleh tersangka YM (20) dan langsung diamankan oleh Pihak Kepolisian Sektor Momunu.

Peristiwa pemukulan tersebut dibenarkan Kapolsek Momunu Ipda Razak Abas Abdullah.

Kata dia, kejadian itu terjadi di Desa Jatimulya Kecamatan Tiloan tak jauh dari rumah Kepala Desa, Sabtu (28/11/2020)malam.

Pemukulan itu terjadi pada saat ia mencoba memberhentikan pelapor yang memainkan gas sepeda motornya yang menggunakan knalpot racing sehingga menimbulkan suara bising pada saat melintas depan rumahnya, saat itupun Kepala Desa langsung keluar dari rumahnya dan menunggu di pinggir jalan, tak lama kemudian pelaku memutar balik sepeda motornya dan melintas kembali sehingga mengambil langkah untuk memberhentikannya namun pelaku tidak menghiraukan dan tetap memacu laju kendaraannya.

Sampai di suatu jembatan tak jauh dari rumah Kepala Desa, terlapor inisial YM berhenti, karena salah seorang temannya AD sedang muntah akibat pengaruh miras.

Selanjutnya Kepala Desa bersama istrinya yang didampingi aparat desa datang menghampirinya untuk menegur terlapor namun ketika Kepala Desa hendak menegur  saat akan turun dari motornya terlapor inisial YM langsung menonjok muka sebelah kiri kepala desa sebanyak 1 kali  menggunakan tangan kanan yang dikepal, sehingga Kepala Desa kaget sambil merasa kesakitan dan langsung memerintahkan aparat desa (hansip) untuk menangkap dan menahan pelaku lalu mengantar pelaku kerumahnya.

Dijelaskan Kapolsek Momunu IPDA Rajak, setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, langsung mendatangi TKP bersama anggota berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/72/XI/2020/Sulteng/Res.Buol/Sek.Mnu.

Terlapor YM pun langsung dijemput di kediamannya di Desa Jatimulya dalam posisi mabuk dan tanpa ada perlawanan sedikitpun kemudian langsung di amankan menuju Polsek Momunu.

Kapolsek Momunu IPDA Rajak Abas Abdullah menyampaikan bahwa terlapor telah kami amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, sesuai ketentuan peundang-undangan yang berlaku.

“Kapolsek Momunu Ipda Rajak Abas Abdullah melalui Kanit Reskrim Aipda Sukirman menjelaskan Senin(30/11/2020) bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan maka terlapor telah kami tetapkan sebagai tersangka dan kami jerat dengan Pasal 351 ayat (1) KHUPidana, dengan hukuman 2 tahun 8 bulan penjara,” tutupnya.

Laporan : Husni Sese

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed