oleh

Unit Pengolah Limbah B3 DPLH Sulsel Pasok PAD 4,7 Miliar Lebih

Topikterkini.com – Makassar | Satu unit mesin Incenerator hibah dari Kementerian LHK tahun 2019 yang dioperasikan Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2020, dan telah berhasil memasukkan PAD sekitar 4,7 miliar lebih.

“Produktifitas pemusnahan limdis ini cukup tinggi sesuai dengan kapasitas mesin yang ada, dan kita telah berhasil memasukkan PAD sekitar 4,7 miliar lebih, dengan capaian 95 persen dari target sebesar 5 (lima) miliar untuk tahun 2020,” jelas Ir. Andi Hasdullah

Olehnya itu, ungkap Ir. Andi Hasdullah lagi, DPLH akan membeli lagi satu unit incenerstor ditahun 2021.

Dengan penambahan satu mesin incenerator pemusnah limbah B3, tentu akan lebih mendorong peningkatan kapasitas jumlah limbah B3 yang di musnahkan. Dengan fasilitas mesin itu, tidak perlu lagi limbah B3 dalam jumlah besar dikirim ke pulau jawa.

“Saya kira cukup bagaimana memaksimalkan fasilitas pengolahan incenerator milik DPLH Provinsi Sulsel yang kita sudah miliki nanti,” ungkapnya kepada Media, belum lama ini.

Menurutnya, mesin pengolah Limbah B3 milik DPLH di kima itu, katanya, telah menjadi pilot project nasional oleh kementerian LHK, sehingga dari berbagai provinsi lain datang melakukan study, untuk mareka contoh di daerahnya masing masing, termasuk menerima kunjungan komisi 4 DPR RI.

“Dari hasil kunjungan tersebut, mereka memberi apresiasi atas kinerja unit pengolah Limbah B3 DPLH Sulsel,” katanya.

Andi. Hasdullah menjelaskan, layanan pengolahan limbah B3 milik DPLH Sulawesi Selatan yang ada di kawasan KIMA itu, sejak tahun 2020 terus beroperasi memusnahkan limbah B3, terutama limbah medis Covid-19 dari beberapa rumah sakit di Makassar dan sekitarnya.

“Fungsi ini sangat membantu dalam pengolahan limbah medis dimasa pandemi dan tentu progres itu menjadi bagian dalam upaya memutus matarantai covid-19,” jelasnya.

Menurutnya lagi, DPLH sudah menjalin kerjasama dengan para transporter dan beberapa rumah sakit dan puskesmas.
Dengan bertambahnya nanti satu unit mesin incenerator DPLH, katanya, tentu tidak hanya akan berdampak terhadap jumlah limbah B3 yang akan dimusnahkan tapi juga diharapakan akan menambah PAD, dari apa yang yang telah dicapai pada tahun sebelumnya

“Semoga apa yang sudah dalam perencanaan ini, dapat terlaksana dengan baik, agar unit ini bisa menjadi kebanggaan, bukan hanya DPLH tapi juga Provinsi Sulawesi Selatan,” kuncinya.

Laporan: Usman S

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed