oleh

Hari ke Tiga, Basarnas Terlibat Pencarian Warga, Hasil Nihil. Danpos: Pencairan Maksimal sepekan

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Hari ketiga keterlibatan Basarnas Pos Bantaeng dalam pencarian orang hilang di Lali Jangang Desa Bonto Tappalang Kecamatan Tompobulu, belum menampakkan titik terang maupun petunjuk jejak hilangnya Udin (32) yang diketahui hilang sejak Senin (15/3). Hal ini diakui Komandan Pos Basarnas Bantaeng Arman via ponselnya, Minggu 21/3/2021.

“Hingga sore ini hasil pencarian tim Basarnas, Polri dan masyarakat, masih nihil” ucap Arman.

Metode pencarian hari ini masih seperti hari-hari sebelumnya dengan melakukan penyisiran ke area yang diperkirakan tempat yang dituju korban, tambahnya.

Dia juga mengatakan bahwa hari ini tim pencarian dibagi menjadi tiga tim dan sampai saat ini tim yang melakukan pencarian masih buta, tanpa arah selain dari petunjuk keluarga, pasalnya metode pencarian untuk kasus ini tidak bisa disamakan dengan metode mencari orang yang hilang atau kesasar di hutan dalam kondisi normal, tutur Arman.

“Metode pencarian terhadap orang yang mengidap kelainan jiwa tidak boleh disamakan dengan pencarian orang yang normal” jelasnya

Kalau orang yang normal tersesat di hutan lanjut Arman, biasanya dia mengarah ketempat terendah untuk mencari sumber air atau aliran sungai, maka yang dilakukan petugas mencari tempat seperti sumber air atau aliran sungai, dengan teriakan maupun tanda-tanda seperti sempritan atau apapun sebagai penanda.

Untuk kasus yang sekarang metode seperti itu tidak bisa dilakukan, pasalnya menurut keluarga, Udin (korban) itu selama dua tahun terakhir ini menghindari keramaian dan suara ribut karena dia (Udin) ada kelainan kejiwaan, sehingga bukan tidak mungkin saat ada orang yang mendekat mungkin saja dia bersembunyi atau menjauh dari orang-orang yang sementara mencari dirinya, tutur Arman.

Ditanya soal akhir dari pencarian Danpos Basarnas ini mengatakan sesuai Undang-undang No 29 Tahun 2014 tentang pencarian dan pertolongan pasal 34 (1) disebutkan bahwa Pencarian dan Pertolongan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 7 (tujuh) hari.

Dan itu terhitung sejak hari dimulainya pencarian oleh Basarnas. Jadi untuk kasus ini Timnya baru memulai pencarian pada hari jum’at (19/3), tandasnya.

Laporan : Armin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed