oleh

Dinas Ketapang Konawe Selatan Tinjau Lokasi Kegiatan Kelompok Wanita Tani di Desa Laeya

TOPIKTERKINI.COM – KONAWE SELATAN | Pemerintah Daerah Konawe Selatan Melalui Dinas Ketahanan Pangan Meninjau Lokasi kegiatan Kelompok Wanita Tani Anggotawe yang berada di desa Laeya Kecamatan Laeya Kabupaten konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dinas Ketapang Konawe Selatan Tinjau Lokasi Kegiatan Kelompok Wanita Tani di Desa LaeyaKepala Dinas Ketapang Irwan Silondae, SP. M.Si menjelaskan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan salah satu konsep pemanfaatan lahan Pekarangan rumah baik pedesaan maupun lahan kosong untuk mendukung ketahan pangan, dengan memberdayakan Potensi Pangan Lokal.

Saya melihat kesadaran ibu-ibu binaan dalam melakukan kemandirian pangannya cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan tingginya antusias mereka untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang ada sehingga pemenuhan kebutuhan pangan keluarganya tercukupi,” kata Irwan Silondae.

Menurutnya, Kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tahun 2021, wanita tani melalui proses mekanisme CPCL yang telah di usulkan berapa tahun lalu.

“Adapun kegiatan bertujuan pemberdayan Perempuan (Ibu-Ibu) ditengah Pandemi COVID-19, serta mampu dimanfaatkan dan dimaksimalkan Pekarangan rumah atau lahan kosong untuk menambah Inkam (Pendapatan) para kelompok tani itu sendiri, Selain itu kegiatan ini bisa berkesinambungan dan mampu dikembangkan secara berkelanjutan,”Tutur Irwan Silondae Rabu (23/06/2021).

Sementara itu Kata Irwan, ada 8 (delapan) Kelompok Wanita Tani (KWT) yang mendapatkan sumber anggaran tersebut tersebar di beberapa Kecamatan antaranya, Kecamatan Laonti, Kecamatan Tinanggea, Kecamatan Buke, Kecamatan Angata, Kecamatan Ranomeeto, Kecamatan Baito, Terkhir Di kecamatan Laeya.

Lanjut Eks Kadis Perikanan itu” P2L ini baru menjadi program Pemerintah Tahun 2019 melalui DAK akan tetapi pada saat itu Anggaranya masi di Provinsi, tetapi Tahun ini Alhamdulilah sudah langsung di kabupaten” Syukurnya.

Di tempat yang sama Herlianti selaku Ketua Kelompok Wanita Tani anggotawe Desa Laeya mengucapkan terima kasih Kepada Dinas Ketahanan Pangan Konsel, yang telah memberikan bantuan berupa bantuan untuk pemanfaatan pekarangan pangan lestari ditengah Pandemi COVID-19.

“Terima kasih kepada Kadis Ketapang bapak Irwan Silondae yang telah mempasilitasi serta memberikan bantuan P2L di desa laeya, kami sangat bersyukur berkat bantuanya KWT mampu bangkit kembali ditengah pandemi Covid-19.” Ucap Herlianti.

“Ditempat yang Yanto, SE., M.A.P Sebagai pendamping P2L mengungkapkan Kegiatan ini bertujuan memenuhi Kebutuhan pangan dan gizi keluarga masyarakat mandiri, serta mampu mengembangkan dan meningkatkan nilai ekonomi produktif keluarga dalam pemanfaatan KWT yang ada disekitar secara Mandiri.

Harapan terbesar dengan Program P2L ini adalah untuk meningkatkan cadangan pangan masyarakat melalui pendekatan teknologi pangan.”Tambah Yanto

Pada dasarnya Kegiatan ini untuk meluncurkan Program pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam rangka mempercepat diversifikasi pangan serta mampu memperkuat ketahanan pangan ditengah Pandemi COVID-19 masyarakat.” Tutup Yanto Sebagai pendamping Tekhnis P2L

Sementara itu Kepala Desa Laeya, Haeruddin Aco menuturkan saya tidak membatasi masyarakat (KWT) saya, maka dari itu saya membebaskan para petani yang ingin berkreasi mencoba berbagai jenis tanaman untuk dikembangkan bersama. Menurutnya, ini merupakan salah satu hal yang membuat para ibu di Desa Laeya senang. Salah satu yang saat ini tengah dikembangkan, Cabai, Tomat Dan lainya.

“Ini masih awal, kami hanya memfasilitasi. Mereka mencoba menanam, merawat, memanen, dan memasarkan. Untuk jenis tanaman, kami biarkan mereka mau mencoba apa pun silakan. Artinya, ini masih dalam rangka yang membuat ibu-ibu senang dulu,” kata Haeruddin, ditengah Kelompok Wanita Tani

Laporan: Muh Sopian

Komentar

News Feed