oleh

APB Desak Kapolres Bantaeng Tuntaskan Kasus Pelecehan Perempuan Dan Anak

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Aliansi Pemuda Bantaeng (APB) gelar aksi unjuk rasa (unras) terkait pelecehan seksual yang mengorbankan perempuan dan anak, didepan gerbang utama Mapolres Bantaeng, Jalan Sungai Bialo. Kamis 7/10/2021.

APB yang merupakan gabungan sejumlah organisasi mahasiswa, pelajar dan berbagai organisasi pemuda bersatu menyerukan perlawanan atas kasus dugaan Human Trafficking yang melibatkan oknum aktivis LSM Rd(35) dan Wartawan Rj (31) yang mana keduanya dalam kasus ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan meringkuk ditahanan Mapolres Bantaeng.

Dalam aksinya APB dengan puluhan mahasiswa/ mahasiswi maupun organisasi pemuda ini mengecam keras kedua pelaku yang diduga telah melakukan perbuatan tidak senonoh bahkan diduga kuat melakukan perdagangan terhadap korban AA yang disertai dengan ancaman.

Risda salah seorang orator juga meminta dengan tegas agar Kapolres Bantaeng menuntaskan berbagai kasus penindasan terhadap perempuan dan anak, dia juga menyayangkan kasus pelecehan anak yang belum ada kejelasan setelah pelaku dijadikan buron selama lebih dari lima bulan namun sampai saat ini belum ada titik terang.

“Kami meminta kepada kapolres Bantaeng untuk serius menangani kasus tindak kekerasan seksual terhadap teman kami, saudara kami” pinta Risda.

Dia juga meminta Kapolres mengundurkan diri jika tak mampu menuntaskan kasus pelecehan perempuan dan anak di Bantaeng.

Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar saat menemui massa unras menjelaskan bahwa Polres Bantaeng terus berupaya menangani kasus penistaan anak semaksimal mungkin,

Dia juga menepis tudingan pihaknya tidak serius menangani kasus pelecehan anak dibawah umur. “Bukan kami tidak serius menangani kasus ini, dalam Undang telah diatur jika suatu kasus dalam penyelidikan maka pihaknya tidak dapat mangambil tindakan diluar kewenangan seperti penangkapan dan penahanan karena tindakan itu juga melanggar hukum” papar Rachmad.

Untuk kasus dugaan pelanggaran pasal 285 dan 289, pihaknya sudah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap tersangka, selanjutnya pihaknya segera melimpahkan ke penuntut.

Kapolres juga mengapresiasi, solidaritas kaum perempuan dan organisasi pemuda lainnya dalam mengawal proses hukum yang mengorbankan perempuan dan anak.

“Kami ucapkan terima kasih atas kedatangan adik-adik memberi saran dan kritikan sehingga kami dapat memberikan yang terbaik dalam penegakan supremasi hukum diwilayah Kabupaten Bantaeng”, pungkas Kapolres.

Laporan : Armin

Komentar

News Feed