oleh

Poldasu & Polres Pelabuhan Belawan Ciduk Penembak Warga Saat Bentrok di Belawan

TOPIKTERKINI/BELAWAN- Setelah dilakukan penyidikan, akhirnya tim kepolisian daerah Sumatera Utara bekerjasama dengan Tim kepolisian Resort Pelabuhan Belawan berhasil menangkap terduga pelaku penembakan yang di sertai penganiayaan terhadap salah seorang warga di Belawan .

Warga Belawan bernama Muslim (48) menjadi korban penembakan terduga pelaku dengan senjata api yang dimilikinya.

Terduga pelaku yang di ketahui berinisial HSD yang merupakan warga Lorong Pisang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan itu pun akhirnya berurusan dengan pihak ke polisian

Saat Pemburu berita Topikterkini melakukan investigasi dalam perburuan informasi maka di dapati keterangan .

“Dia menembak kaki korban -Muslim (48) dengan senjata api yang dimilikinya, ucap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut -Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang kala itu didampingi Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi bersama Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal Simatupang dan Kasat Reskrim, AKP I Kadek Hery Cahyadi, Senin (15/11/21) sore.

“Terduga pelaku sudah kita amankan tanpa perlawanan yang berarti ,” sebut Tatan, kepada awak media.

Menurut Tatan, Kronologi lnsiden penembakan itu terjadi Kamis (11/11/2021). Disaat itu, dilokasi kejadian, tepatnya di Kecamatan Medan Belawan sedang ada bentrok antar warga disana.

“ Entah bagaimana terduga pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak kan ke salah seorang warga yang sedang bentrok. Selain itu, terduga pelaku juga sempat menembakkan letusan ke udara sebanyak dua kali,” bebernya.

Setelah insiden itu, terduga melarikan diri dan korban di dampingi keluarga membuat laporan / pengaduan. Kemudian Polisi memeriksa sejumlah saksi dan melakukan perburuan serta mengamankan terduga pelaku

“Kami sudah periksa 7 orang saksi dan mengamankan terduga pelaku. Dari terduga pelaku kami amankan senjata api merek kaulus kaliber 32 Made in Brazil, satu buah magazine dan 10 butir kaliber, kartu senpi khusus, satu buah parang dan dua butir selongsong,” tambah Tatan.

Tatan menjelaskan, kondisi korban yang ditembak terduga tepat mengenai kakinya. Saat ini masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Terduga pelaku kami persangkakan melanggar Pasal 1 ayat 1 undang undang darurat junto pasal 351 mengenai penganiayaan berat dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” terangnya.

Sementara, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Faisal mengakui bahwa di wilayah hukumnya memang sering menjadi bentrok antar warga. Tapi mereka sudah banyak berbuat untuk melakukan pencegahan.

“Kami dari Polres Pelabuhan Belawan telah melakukan antisipasi kerusuhan, misalnya secara preventif. Sudah beberapa kali melakukan sambang ke setiap Kelurahan & sudah bentuk tim khusus melakukan patroli 24 jam secara bergantian, dirikan pos ditempat yang dianggap rawan,” ungkapnya.

Selain itu, Pihak Polres Pelabuhan Belawan juga sudah mengamankan beberapa orang yang di duga penyebab kerusuhan & Beberapa dari terduga sudah dilakukan pembinaan.

Sesuai dengan info tambahan masyarakat belawan dan sangat menjadi pertanyaan bahwa senjata api yang di miliki si pelaku sebenarnanya dari mana.?

Di pandang perlu untuk petugas ke polisian dapat menelusuri soal ke pemilikan senjata dan legalitas nya ,serta dapat menegakkan hukum dengan rasa yang berkeadilan.

Dilaporkan : Edi Sihotang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed