BANTAENGBeritaDAERAH

Pemkab. Dan BLK Bantaeng Latih dan Fasilitasi Permodalan Usaha 1.444 Warga Kurang Mampu

126
×

Pemkab. Dan BLK Bantaeng Latih dan Fasilitasi Permodalan Usaha 1.444 Warga Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Bupati Bantaeng DR H. Ilhamsyah Azikin membuka pelatihan berbasis kompetensi yang digelar di Aula
Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng, Senin, 7/2/2022.

Kerja sama Pemkab. Bantaeng dengan BLK ini terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan di daerah ini. Mereka yang dilatih adalah warga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kepala BLK Bantaeng, Ashari Arifuddin mengatakan, Pemkab Bantaeng bersama dengan BLK telah melakukan kerja sama. Kuota pelatihan ini adalah sebanyak 1.444 orang yang berlangsung selama 3 tahun. Pelatihan ini terdiri dari 40 paket jenis pelatihan.

“Peserta kita untuk pelatihan kali ini sebanyak 208 orang dengan 13 paket pelatihan. Pesertanya dari Bantaeng semuanya. Pemkab Bantaeng akan memfasilitasi bantuan peralatan dan permodalam melalui KUR nantinya,” jelas Ashari

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengatakan, para peserta pelatihan ini adalah mereka yang terdaftar dalam DTKS dalam usia produktif. Tujuan pelatihan ini adalah memutus mata rantai pengangguran dan kemiskinan di Bantaeng.

“Kita harapkan program ini bisa menjadi modal bagi mereka. Setelah ini, mereka bisa mendapatkan lapangan kerja dan bisa berhasil,” kata Ilham.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, mereka yang telah mengikuti pelatihan ini akan menjadi prioritas untuk mendapatkan program bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW. Pemerintah juga akan berusaha memfasilitasi mereka dengan peralatan dan permodalan.

“Kita berharap mereka yang telah mendapat pelatihan ini mendapat prioritas, support dari Pemkab, Pemprov dan Perbankan,” kata Bupati.

Dia juga menambahkan, para alumni pelatihan ini diharapkan bisa menjadi wira usaha baru di Bantaeng. Menurutnya, potensi wira usaha ini bisa mendorong ketahanan ekonomi daerah.

“Pelatihan ini kita lakukan berdasar DTKS Kemensos, Kemenaker yang memberikan support. Semoga apa yang kita lakukan ini bisa menjadi motivasi bagi kita semua dan senantiasa menjadi penopang pergerakan ekonomi. Harapan kami kerja sama ini terus berlanjut dan semakin baik,” jelas dia.

Dia juga meminta kepada peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan secara total. Baginya, peningkatan SDM ini adalah investasi yang tidak ternilai harganya.

Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Budi Hartawan memberikan apresiasi terhadap inovasi dan upaya yang dilakukan oleh Bupati Bantaeng. Program pelatihan ini menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan keterampilan dan langsung bisa memutus mata rantai pengangguran dan kemiskinan.

“Peningkatan kompetensi itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Ini saatnya melakukan sinergitas dan kolaborasi,” jelas dia.

Dia mengatakan, sertifikat kompetensi menjadi syarat utama untuk masuk ke dalam dunia kerja saat ini. Dia menyebut, melalui pelatihan ini, para alumni akan mendapatkan sertifikat kompetensi berdasarkan paket pelatihan yang diikuti.

“Standar kompetensi itu penting. Contoh kemampuan las ada 9 level. Tentu perusahaan akan menjadikan syarat tenaga kerja sesuai dengan level kompetensinya,” tandasnya.

Laporan : Humas Pemkab.
Editor : Armin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *