oleh

SABAR

SABAR
Oleh: Ezri Palodji, S.Pd, M.Pd

Kata sabar merupakan kata sifat yang berhubungan dengan psikis , kejiwaan, kebatinan, spiritual.

Di negara kita Indonesia ada lima agama besar yakni Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, Hindu dan Budha. Kelima agama tersebut mengajarkan kesabaran.

Dalam ajaran Islam, konsep kesabaran di aplikasikan dalam segala aspek kehidupan teristimewa pada bulan suci Ramadhan.

Pada bulan suci Ramadhan setiap umat harus sanggup menahan dan mengekang hawa nafsu dalam menjalankan ibadah puasa.

Dalam ajaran Kristen baik Khatolik maupun Protestan juga diajarkan mulai di kitab Taurat maupun Injil. Salah satu contoh ayat Alkitab ” Kolose 3:13 (TB) Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

“Dalam ajaran Hindu Kesabaran dianggap sebagai suatu kebajikan penting. Dalam literatur Hindu Kuno konsep kesabaran disebut dengan kata ” pariksaha”.

Kesabaran dalam filsafat Hindu daya tahan ceria dari kondisi dan konsekuensi dari tindakan dan perbuatan seseorang. Sedangkan ajaran Budha Kesabaran dalam praktek religi Budha sangat penting dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan mengembangkan cinta. Kelima agama semua mengajarkan kebaikan.

Sejak kecil setiap manusia diajarkan dan di didik untuk bersabar. Ketika seorang bayi menangis seketika ibunya menepuk punggung atau mengelus tubuh secara tidak langsung menunjukkan dan mengajarkan kesabaran pada bayinya.

Pada bulan Ramadhan ini, sebagai umat beragama toleransi sangat penting. Umat agama lain harus bersabar untuk tidak memperlihatkan atau menikmati makanan di depan umat yang lagi berpuasa. Harus mampu menguasai emosi. Belajar sabar bukan hal yang mudah tapi harus agar bisa menuai kebaikan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed