SULBAR

Sekda Pasangkayu Sudah Dua Minggu Bolos Ngantor, Ada Apa ?

173
×

Sekda Pasangkayu Sudah Dua Minggu Bolos Ngantor, Ada Apa ?

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Pasangkayu – Ternyata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu Dr. H. Firman, SP, MP hanya diberikan izin melaksanakan tugas 3 hari di Makassar terhitung sejak pekan lalu (17/4-2022), oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa, namun sampai dua minggu ini belum kembali melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).

“Sehingga banyak kegiatan terbengkalai. Apalagi dia ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Mestinya sudah kembali bekerja setelah menjalankan tugas luar beberapa hari,”kata Bupati Yaumil Ambo Djiwa menjawab dikutip dari konfirmasi deadline-news.com di ruang kerjanya Senin, (25/4-2022).

Pantauan sejumlah awak media, Senin (25/4-2022), di Kantor Bupati Pasangkayu Sekda Firman tidak terlihat berada ditempat. Didapatkan informasi masih pulang kampung setelah mengikuti kegiatan dinas di Makassar.

“Pak Sekda Firman pulang ke Kendari setelah tugas luar terkait ke Dinasan. Namun sudah memasuki minggu kedua belum juga kembali. Padahal izinnya hanya 3 hari,” ungkap sumber di kantor Bupati Pasangkayu.

Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP DPRD Pasangkayu Sulbar H.Lukman Said, S. Pdi, M.Pdi menjawab konfirmasi media via messenger Selasa petang (19/4-2022), mengatakan Bupati Pasangkayu Sulbar Yaumil Ambo Djiwa, SH harus bersikap tegas terhadap Sekretaris daerah Firman.

Pasalnya, kata ketua Asosiasi DPRD Kabupaten suluruh Indonesia (ADKASI) itu, kelihatannya pemerintah daerah Kabupaten Pasangkayu sudah tidak kompak didalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas pokok pemerintahan.

“Sekda Firman jalan sendiri, Bupati jalan sendiri. Olehnya agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik baik, maka antara Bupati, Wakil Bupati dan Sekda harus kompak,” ujar politisi PDIP itu dengan nada menyarankan.

Menurutnya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda adalah tiga serangkai yang tidak boleh terpisah dan harus kompak dibawah komando Bupati.

“Bupati Yaumil tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Harus segera mengganti Sekda dan menunjuk pejabat sekda yang loyal dan dapat bersinergi dengan bupati untuk menjalankan program-program pemerintahan sesuai visi dan missi Bupati,”jelas mantan ketua DPRD Pasangkayu itu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *