TOPIKTERKINI.COM.LOMBOK TIMUR— Korban pemerkosaan mendapat ancaman dari oknum yang di duga menjadi kuasa hukum Pimpinan TPQ di wayah Kecamatan Sakra Lombok Timur.
Korban mendapat ancaman tersebut melalui Via WhatsApp oleh oknum yang di duga mengaku menjadi kuasa hukum pempinan TPQ.
“Awal pada hari sabtu dia pesan obat, tapi pada hari sabtu itu saya nggak bisa anterin karna ada kesibukan lain, makanya saya tidak bisa anterin hari sabtu itu, di hari minggu dia nlpn lagi bilang nya dek anterin ayok obat itu katanya, nah saya jawab iya sebentar lagi saya jalan ini saya bilang. Nah pada saat sudah sampe diruamhnya sepi tidak ada org sama sekali, tapi keos nya ke buka sedikit. Nah saya panggil kak ini obat nya saya bilang, tapi dia masih diem di dalam setelah itu saya panggil lagi dah dia, truz keluar lah lewat pintu yang dekat ruangan mesin potocopy nya itu, setelah itu dia nyuruh saya masuk tapi saya tidak mau karena ada kegiatan lain dia maksa saya terus bilang tidak bisa sehingga dia labgsung meluk saya dan lempar saya ke lantai,” Katanya korban pemerkosaan oknum TPQ yang berasal dari wilayah sakra saat di konfirmasi, Rabu,20/12/2023.
“ Karena saya tidak menerima kelakuan nya yang memaksa saya laporkan lah ke APH,” Tegasnya.
“ Tapi saya tidak menyangka ada ancaman dari pihak oknum yang mengaku dirinya sebagai Pencara terlapor yang mengancam akan menyebar luarkan rekaman yang dia pegang,”Terangnya.
“ Ancaman tersbut melalui via Whatshap,” Jelansya.
“Harapan saya semoga kasus ini agar secepatnya di tuntaskan oleh Aparat Penegak Hukum ( APH ) yang ada di Polres Lombok Timur dan agar memberikan hukum yang seberatnya,” Tutupnya.
Liputan; RiL











