NTB

Tanah Hibah Kepada UIN Mataram Untuk Pembangunan Gedung Ilmu Kesehatan Akhirnya Di Setujui Pemda Dan DPRD Kabupaten Lombok Barat

169
×

Tanah Hibah Kepada UIN Mataram Untuk Pembangunan Gedung Ilmu Kesehatan Akhirnya Di Setujui Pemda Dan DPRD Kabupaten Lombok Barat

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com LOMBOK BARAT (NTB) : Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Barat terkait pemberian Tanah Hibah kepada Universitas Islam Negeri Mataram (UIN) untuk pembangunan Gedung Pakultas ilmu Kesehatan.

 

 

Dalam Rapat paripurna hadir Pj Sekda yang mewakili Pj.Bupati Dan Rektor dari Universitas Islam Negeri Mataram  Prof H. MASNUN TAHIR .

Dalam sambutannya Pj Sekda menyampaikan bahwa lokasi tanah hibah yang berlokasi di desa Gapuk Kec Gerung seluas 3 Hektar yang di peruntukkan kepada universitas islam negeri mataram,.

Fauzan Husniadi berharap agar kelak di lokasi kampus tersebut bisa memberdayakan UMKM masyarakat setempat  dan memprioritaskan masyarakat setempat untuk bekerja  ucapnya.

 

Di tempat yang sama Rektor UIN Mataram saat di konfirmasi awak media menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak baik dari pemerintah daerah Lombok Barat  dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat Yang telah memberikan kami lokasi pembangunan gedung universitas ilmu kesehatan,  yang insyaallah akan berdampak positif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi masyarakat lombok barat,  bahkan jauh jauh hari  kami sudah melakukan pembicaraan dengan pihak RSUD Tripat Lobar sebagai bentuk kerjasama dalam bidang kesehatan dan   insyaallah permintaan dari pemerintah daerah dan DPRD Lombok Barat  akan kami akomodir, perlu di garis bawahi kalau kehadiran UIN agar bisa di rasakan oleh masyarakat Lombok Barat imbuhnya.

 

Prof Masnun menambahkan bahwa ini merupakan kebangkitan bersama dimana komunikasi dan kemitraan yang sudah lama terjalin kini sudah mendapatkan hasilnya.

Ini Untuk kebersamaan kita masalah beasiswa, akpermasi  saya kira itu akan menjadi pertimbangan kita dan catatan baik dan penting karena ada kesepahaman, mutuarespon dan UIN hadir sebagai fatner pemerintah daerah untuk akselerasi pembangunan di Gumi Patut Patuh Patju ini ucapnya.

 

Masalah pembangunan gedung  Prof Masnun menjelaskan,  kalau dana pembangunan gedung membutuhkan biaya besar, mungkin sementara akan kami keliling dengan tembok terlebih dahulu.

Karena batas waktu sampai dua tahun maka kami akan maksimalkan secepatnya bahwa dana dari pusat atau dari dana UIN sendiri,  karena UIN adalah BLU yang bisa menganggarkan dirinya sendiri,yang  tidak selalu bergantung pada pusat tutupnya.

(Foel/TT-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *