TOPIKTERKINI.Com LOMBOK TIMUR – Masyarakat Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, menggelar acara Selametan Reban (Menyelamatkan Air) di sekitar irigasi yang dianggap sebagai peninggalan nenek moyang mereka. Acara tahunan ini digelar untuk menjaga kelestarian sumber daya air yang sangat penting bagi pertanian setempat.
Pada acara tersebut, warga membawa ayam yang kemudian disembelih dan dihidangkan bersama sebagai bagian dari ritual untuk merayakan pentingnya air bagi kehidupan mereka. Acara ini selalu diselenggarakan setiap tahun dengan antusiasme masyarakat yang datang berbondong-bondong.
Hadir pada kesempatan terbut, Plt Kadis Pertanian Lalu Kasturi, Kabag Tata Pemerintahan Setda Subhan, Camat Suralaga, Nurhilal, Kades Warignin Asikin, Tiga Pekasih yang di lantik dan Ratusan Masyarakat Desa Waringin.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur, Lalu Kasturi, mengapresiasi pelaksanaan acara yang digelar pada 12 Januari 2025 tersebut.
“Alhamdulillah, acara Selametan Reban di Desa Waringin sangat luar biasa meriah. Ini adalah salah satu adat dan budaya yang selalu dilaksanakan oleh masyarakat setiap tahunnya,” ujarnya.
Kasturi juga menyampaikan selamat kepada tiga pekasih yang baru saja dilantik dan dikukuhkan pada acara tersebut.
“Semoga mereka bisa menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik untuk kepentingan bersama,” kata Kasturi.
Dalam kesempatan tersebut, Kasturi turut mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan melalui pengelolaan sumber daya air yang baik. Ia menekankan bahwa meskipun jumlah lahan pertanian semakin terbatas, kelangsungan pertanian harus didukung dengan pengelolaan air yang efisien.
“Air adalah salah satu kunci yang harus dijaga dan dikelola dengan baik untuk menunjang hasil pertanian yang optimal,” tegasnya.
Selain itu, Kasturi juga meminta perhatian terhadap sarana dan prasarana pertanian yang perlu terus diperbaiki.
“Kami dari Dinas Pertanian Lombok Timur siap membantu dan memfasilitasi para petani untuk perbaikan irigasi. Kami juga mengimbau petani untuk mengajukan usulan terkait perbaikan infrastruktur kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur,” pungkasnya.
Acara Selametan Reban ini bukan hanya sebagai bentuk pelestarian budaya, tetapi juga sebagai upaya masyarakat dalam menjaga kelangsungan hidup melalui pengelolaan sumber daya alam yang bijak, terutama air, yang sangat vital bagi pertanian di Lombok Timur.(TT).











