TOPIKTERKINI.com LOMBOK TIMUR — H Subahan, Ketua Championship Cabai Lombok Timur, mengungkapkan berbagai trik yang dilakukan untuk membantu menstabilkan harga cabai di pasar.
Dalam acara pasar murah yang digelar di beberapa titik, ia berharap dapat memberikan dampak positif bagi petani dan konsumen.
“Masih banyak masyarakat yang merasa bersyukur dengan adanya pasar murah di beberapa kota. Pasar murah ini sangat membantu, dan kami harap dapat terus berlanjut,” ujar H Subahan saat ditemui di acara pasar murah yang berlangsung pada 31 Januari 2025 di Kerongkong, Lombok Timur.
Ia juga menyebutkan bahwa banyak masyarakat yang langsung mendatangi rumah-rumah petani untuk membeli cabai dan tomat dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami sebagai petani merasa puas dengan harga jual cabai 45 ribu per kilogram, yang sudah memberikan keuntungan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, H Subahan bersama tim Championship Cabai Lotim membawa 150 kilogram cabai dan 100 kilogram tomat untuk dijual langsung ke konsumen.
“Alhamdulillah, tomat kami jual dengan harga 10 ribu per kilogram dan cabai 45 ribu per kilogram, dan semuanya cepat habis,” ujarnya dengan bangga.
Untuk mengatasi fluktuasi harga cabai yang kerap merugikan petani, Championship Cabai Lotim menerapkan beberapa trik.
Berikut adalah langkah-langkah yang mereka lakukan untuk membantu normalisasi harga:
1.Berkorban untuk Petani – Championship Cabai berani menanggung risiko untuk menjaga harga yang menguntungkan petani.
2.Menghubungkan Harga Petani ke Konsumen – Mereka memastikan harga yang diterima petani sampai langsung ke konsumen dengan harga yang wajar.
3.Menggelar Pasar Murah – Acara pasar murah digelar di beberapa titik untuk mempermudah konsumen mendapatkan harga yang terjangkau.
4.Kolaborasi dengan Pemerintah – Kolaborasi dengan Bupati, Dinas Perdagangan, dan pihak terkait lainnya menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga kestabilan harga.
Dengan pendekatan ini, H Subahan berharap pasar cabai akan semakin stabil, memberikan keuntungan bagi petani, dan memastikan konsumen tetap bisa menikmati harga yang terjangkau.(TT).











