Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR – Wakil Bupati Lombok Timur, H. M. Edwin Hadiwijaya mendorong para ibu penerima manfaat program penanggulangan kemiskinan ekstrem untuk terbuka berbagi pengalaman.
Hal ini disampaikannya saat kunjungan tim dari BRAC dan Bappenas ke wilayah penerima program.
“Rombongan BRAC dan teman-teman dari Bappenas datang ke sini untuk belajar dari ibu-ibu sekalian. Oleh karena itu, apa yang ada di benak ibu-ibu, keluarkan saja, ceritakan, karena itu akan menjadi hal yang bagus dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Edwin di hadapan warga.
Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi pilot project pengentasan kemiskinan ekstrem yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan NGO internasional.
Program ini menyasar kelompok masyarakat miskin ekstrem dan bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga penerima.
Wabup Edwin menyatakan keberhasilan program ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi model kolaborasi antara Pemda dan NGO yang bisa diterapkan lebih luas, demi memastikan 15.000 KK miskin ekstrem lainnya di Lotim bisa ‘lulus’ dan berdaya,” tegasnya.
Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau langsung beberapa unit usaha milik warga penerima manfaat, seperti perdagangan kecil, peternakan sapi, dan kambing.(TT).











