Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Harga tembakau di tingkat gudang pada musim panen tahun ini dilaporkan tetap stabil. Hal itu disampaikan oleh salah satu petani tembakau di Lombok Timur yang menilai kondisi harga masih menguntungkan petani.
“Harga tembakau di gudang tetap tidak ada perubahan, bahkan bisa dibilang stabil,” ujarnya, salah satu petani tembakau di Lotim Bapak H. Her, Senin (18/11/2025.
Ia mengungkapkan, dalam beberapa pekan terakhir muncul aktivitas pembelian tembakau berwarna cokelat oleh sejumlah gudang kecil. Tembakau jenis ini biasanya tidak diterima oleh gudang besar karena tidak memenuhi standar kualitas.
“Saat ini gudang kecil yang turun ke masyarakat membeli tembakau yang warnanya coklat, yang tidak masuk gudang. Mereka beli sedikit-sedikit, dikumpulkan, lalu dijual ke luar daerah. Bisa jadi ini menjadi bahan untuk rokok ilegal,” katanya.
Menurutnya, sulitnya petani mengejar kualitas disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu. Hal itu membuat sebagian hasil panen tidak mampu memenuhi standar warna dan kadar air yang dipersyaratkan oleh gudang besar.
“Ada sebagian gudang yang berani membeli tembakau berwarna cokelat itu, namun mereka tidak berani membeli banyak,” terangnya.
Meski demikian, ia menyebut harga tembakau open—produk tembakau kering yang siap jual—saat ini berada di kisaran Rp 65 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai masih memberikan keuntungan bagi petani.
“Harga tembakau open saat ini Rp 65 ribu per kilo, dan kami para petani sudah mendapat keuntungan dari harga tersebut,” tandasnya.(Tt).











