TOPIKTERKINI.COM.LOMBOK TIMUR–Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG di sejumlah SPBU dan pangkalan dalam tiga hari terakhir membuat masyarakat Lombok Timur resah.
Situasi ini menimbulkan antrean panjang di beberapa SPBU, sementara warga yang membutuhkan LPG untuk kebutuhan rumah tangga mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi.
Sejumlah warga menyatakan kekecewaannya karena pasokan yang tidak stabil membuat aktivitas harian terganggu. Para nelayan, pedagang, hingga pekerja harian paling terdampak akibat sulitnya mendapatkan BBM jenis Pertalite dan Solar.
“Sudah tiga hari kami bolak-balik ke SPBU, tapi kosong. Aktivitas kami terhenti,” keluh salah satu warga.
Kondisi serupa terjadi pada ketersediaan gas LPG 3 kilogram. Sejumlah pangkalan dilaporkan tidak mendapat suplai sejak beberapa hari terakhir, menyebabkan harga eceran melonjak dan menambah beban masyarakat.
Akibat berlarutnya kelangkaan ini, sejumlah warga dan kelompok masyarakat mulai merancang aksi demonstrasi ke kantor Bupati Lombok Timur untuk meminta pemerintah daerah turun tangan mengatasi masalah tersebut. Mereka menilai pemerintah perlu memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan normal serta menindak oknum yang diduga menimbun atau menyalahgunakan distribusi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan tersebut.
Namun warga berharap pemda segera bertindak sebelum situasi semakin memanas.(TT).











