BeritaDAERAHEKONOMINTBPENDIDIKAN

Pelatihan Membaca Nyaring di TK Mutiara Bangsa Waringin Dorong Orang Tua Lebih Aktif Bacakan Buku untuk Anak

27
×

Pelatihan Membaca Nyaring di TK Mutiara Bangsa Waringin Dorong Orang Tua Lebih Aktif Bacakan Buku untuk Anak

Sebarkan artikel ini

TOPIKTERKINI.COM.LOMBOK TIMUR— Kegiatan Pelatihan Membaca Nyaring yang digelar di TK Mutiara Bangsa pada Jumat (21/11) mendapat respons positif dari para orang tua maupun pendamping kegiatan.

 

Pelatihan yang diinisiasi bersama Relawan Literasi Masyarakat Perpustakaan Nasional RI ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan membaca bersama anak sejak usia dini.

 

Relawan Literasi Perpusnas RI, Navia Fathona Handayani, mengungkapkan bahwa antusiasme orang tua dalam kegiatan tersebut sangat menggembirakan.

 

“Alhamdulillah orang tuanya langsung tertarik untuk meminjam dan membacakan cerita ke anak-anaknya. Orang tua melihat respon anak-anak yang suka dibacakan cerita, sehingga semakin semangat untuk meminjamkan buku,” ujarnya.

 

Navia menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini fokus utamanya adalah menumbuhkan kemauan orang tua untuk mulai membacakan buku, tanpa terlalu menekankan teknik atau prosedur membaca nyaring.

 

 

“Yang kita targetkan dari kegiatan tadi, yang penting orang tua mau dulu bacain buku ke anaknya. Jadi saya tidak terlalu membahas prosedur membaca nyaring. Cukup bacakan saja sesuai teks dan tunjukkan gambar yang ada di buku,” tambahnya.

 

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Mutiara Bangsa menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan literasi tersebut.

 

“Alhamdulillah, kami selalu mendukung langkah baik yang dilakukan generasi muda kita, apalagi kegiatan dalam bidang literasi untuk menjadikan generasi emas,” ujarnya.

 

Ketua Sanggar Baca Abhinaya turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap pelatihan ini dapat menumbuhkan budaya membaca di lingkungan keluarga.

 

 

“Semoga dengan adanya kegiatan pelatihan ini, anak-anak dan orang tua bukan hanya suka membaca buku, tetapi menjadikan buku sebagai kegiatan rutin yang positif yang dilakukan di rumah,” tuturnya.

 

Kegiatan pelatihan ditutup dengan sesi membaca bersama dan peminjaman buku, yang disambut antusias oleh anak-anak serta para orang tua. Dengan adanya pelatihan ini, pihak penyelenggara berharap tradisi membaca di rumah dapat terus tumbuh dan menjadi kebiasaan positif dalam keluarga.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *