Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meminta seluruh jajarannya untuk memastikan ketersediaan stok beras, pupuk, dan barang kebutuhan pokok (bapok) tetap aman serta harga-harganya stabil.
Bupati Haerul Warisin menekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pada awal pekan ini.
Ia menegaskan bahwa momen Nataru kerap memicu peningkatan kebutuhan masyarakat, sehingga potensi lonjakan harga harus diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, pemerintah daerah wajib hadir untuk memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan tidak terjadi penimbunan oleh pihak-pihak tertentu.
“Saya minta seluruh OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan, pantau stok dan harga. Pastikan masyarakat tidak terbebani menjelang Nataru,” ujarnya,01/12/2025.
Selain beras dan bapok lainnya, Bupati juga menaruh perhatian khusus pada ketersediaan pupuk bagi para petani.
Haerul Warisin menekankan bahwa musim tanam yang bersinggungan dengan periode akhir tahun membuat kebutuhan pupuk meningkat, sehingga koordinasi antara pemerintah daerah dan distributor harus diperkuat.
Pemkab Lombok Timur berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional, distributor beras, hingga kios pupuk dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini untuk memastikan laporan di lapangan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Sejumlah pedagang di Lombok Timur mengaku sejauh ini harga kebutuhan pokok masih relatif stabil.
Namun mereka berharap pemerintah tetap melakukan pengawasan intensif, terutama pada komoditas beras yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami fluktuasi harga secara nasional.
Dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Lombok Timur menargetkan masyarakat dapat menjalani akhir tahun dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga bapok.(TT).











