BeritaDAERAHEKONOMINTB

Baznas RI Dorong Pemberdayaan Petani Jagung di Lombok Timur, Bupati Iron Tegaskan Bakal Intervensi Bulog Serap Harga!

0
×

Baznas RI Dorong Pemberdayaan Petani Jagung di Lombok Timur, Bupati Iron Tegaskan Bakal Intervensi Bulog Serap Harga!

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, H. Sodik Mudjahid, menghadiri kegiatan Panen Raya Pangan Baznas jagung varietas ADV Jago di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Kamis (23/4/2026). 

 

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor pertanian yang digagas Baznas RI.

 

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa panen raya tersebut berasal dari pengelolaan lahan jagung seluas 50 hektare dan padi seluas 25 hektare. 

 

 

Ia menegaskan bahwa daerahnya memiliki potensi besar di sektor pertanian.

 

Menurutnya, Lombok Timur memiliki luas irigasi mencapai 45 ribu hektare serta lahan kering sekitar 113 ribu hektare yang sebagian besar bergantung pada curah hujan.

 

“Di daerah selatan, masyarakat memanfaatkan embung untuk menampung air hujan sehingga memungkinkan melakukan tanam hingga dua kali dalam setahun. Jika menggunakan sumur bor, bahkan bisa lebih optimal,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, sektor pertanian masih menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat di kabupaten dengan jumlah penduduk terpadat di Nusa Tenggara Barat tersebut.

 

 

 Pemerintah daerah juga melakukan berbagai inovasi, salah satunya dengan memasukkan petani ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk memberikan bantuan iuran bagi kelompok tertentu seperti marbot dan guru ngaji.

 

“Minimal satu hektare lahan padi bisa menghasilkan sekitar enam ton. Dalam beberapa tahun terakhir, pertanian kita tidak mengalami hambatan berarti, sehingga pertumbuhan ekonomi Lombok Timur mulai menunjukkan tren positif,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Baznas RI, H. Sodik Mudjahid, mengajak para petani untuk terus meningkatkan kapasitas dengan belajar dari negara lain yang dinilai berhasil dalam pengelolaan sektor pertanian.

 

Ia menekankan pentingnya menjaga tiga potensi utama, yakni pangan, air, dan energi, sebagai fondasi kehidupan masyarakat.

 

“Lombok Timur memiliki potensi besar, tinggal bagaimana dikelola dengan baik agar memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan petani. Baznas mengelola amanah umat, termasuk program pertanian seperti hamparan jagung ini, untuk memakmurkan masyarakat secara luas,” ungkapnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Baznas RI juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada petani jagung sebesar Rp941 juta.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *