BeritaDAERAHEKONOMIKesehatanNTB

KPAD Lombok Timur Perluas Jangkauan, Optimistis Tekan Penularan HIV/AIDS Lewat Pendekatan Personal

14
×

KPAD Lombok Timur Perluas Jangkauan, Optimistis Tekan Penularan HIV/AIDS Lewat Pendekatan Personal

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com. LOMBOK TIMUR— Komisi Perlindungan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Lombok Timur terus menggencarkan upaya pencegahan penularan HIV/AIDS melalui inovasi program penjangkauan yang menitikberatkan pada pendekatan personal kepada kelompok berisiko.

 

Ketua Sekretariat KPAD Lombok Timur, Mahendra Setiawan, menyatakan pihaknya optimistis strategi ini mampu memperluas cakupan layanan sekaligus menekan angka penularan baru di daerah tersebut.

 

“Kami sangat optimistis dengan inovasi ini. Fokus kami sekarang adalah bagaimana memperluas jangkauan, tidak hanya di kota, tetapi hingga ke pelosok desa. Kunci keberhasilannya ada pada pendekatan personal,” ujar Mahendra dalam keterangannya, Selasa (22/4/2026).

 

Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan dengan cara membangun komunikasi intensif dan hubungan kepercayaan dengan individu dalam kategori populasi kunci.

 

 

 Petugas lapangan hadir tidak sekadar sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai pendamping yang memahami kondisi sosial dan psikologis masyarakat.

 

Program ini dirancang untuk menjawab tantangan yang selama ini dihadapi, yakni masih adanya kelompok berisiko yang belum terjangkau layanan kesehatan atau enggan memeriksakan diri karena stigma dan rasa takut.

 

Melalui strategi tersebut, KPAD menargetkan perluasan jangkauan hingga ke wilayah-wilayah yang sebelumnya minim akses informasi dan layanan kesehatan.

 

 

 Petugas juga melakukan pendekatan dari hati ke hati guna mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani tes HIV secara sukarela.

 

Selain itu, intervensi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu, mulai dari edukasi pencegahan, penggunaan kondom, hingga akses pengobatan seperti terapi antiretroviral (ARV).

 

Mahendra menambahkan, upaya ini sejalan dengan target strategi global 95-95-95, yakni memastikan 95 persen orang dengan HIV mengetahui statusnya, 95 persen mendapatkan pengobatan, dan 95 persen mencapai supresi virus.

 

“Semakin luas jangkauan kami, semakin banyak yang bisa kami lindungi. Pendekatan personal ini menjadi kunci untuk memastikan setiap individu berisiko mendapatkan penanganan yang tepat,” tegasnya.

 

Saat ini, kegiatan penjangkauan terus dilakukan di seluruh wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Lombok Timur dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

 

KPAD berharap kolaborasi ini dapat mempercepat upaya menekan penularan HIV/AIDS dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *