BeritaDAERAHHUKRIMNTB

Gerak Cepat Tim URC Polres Lotim Dor Terduga Pelaku Curanmor di Tetebatu Selata, AKP Arie Kusnandar Tegaskan Melawan Petugas!

33
×

Gerak Cepat Tim URC Polres Lotim Dor Terduga Pelaku Curanmor di Tetebatu Selata, AKP Arie Kusnandar Tegaskan Melawan Petugas!

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Lombok Timur bersama Unit Reskrim Polsek Sikur berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di area parkir Resto Hanging Garden, Desa Tetebatu Selatan, Kecamatan Sikur.

 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga terduga pelaku berinisial SH (31), WA (32), dan AI (40). Ketiganya diamankan pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 18.30 Wita di wilayah Kecamatan Terara dan Kecamatan Sikur.

 

Kasus tersebut bermula dari laporan Lalu Hendri Soleh (36), seorang guru asal Marang Utara, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur. Sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam dengan nomor polisi DR 6278 YK milik korban dilaporkan hilang saat diparkir di area Resto Hanging Garden pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 00.44 Wita.

 

Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/5/VII/2026/SPKT/POLSEK SIKUR/POLRES LOTIM/POLDA NTB tertanggal 28 Juli 2026, korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

 

Menurut hasil penyelidikan, sepeda motor tersebut diparkir dalam kondisi stang tidak terkunci. Sekitar satu jam kemudian, korban hendak pulang dan mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di lokasi semula.

 

Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP Arie Kusnandar, S.Tr.K., S.I.K., M.M., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Tim URC bersama Unit Reskrim Polsek Sikur.

 

“Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan penyelidikan secara intensif. Dari hasil pendalaman, kami memperoleh informasi keberadaan salah satu pelaku berinisial SH yang sedang bersembunyi di wilayah Suradadi, Kecamatan Terara. Tim kemudian bergerak dan berhasil mengamankannya,” ujar AKP Arie Kusnandar.

 

Dari hasil interogasi awal, SH diduga mengakui melakukan aksi pencurian bersama dua rekannya, yakni WA dan AI. Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil mengamankan kedua terduga pelaku lainnya di lokasi berbeda.

 

“Ketiga terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus curanmor lainnya yang terjadi di wilayah Lombok Timur,” kata Arie.

 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor yang diduga digunakan saat beraksi, pakaian yang digunakan terduga pelaku, helm, masker, serta rekaman CCTV yang berkaitan dengan kasus tersebut.

 

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. Masyarakat diminta memastikan kendaraan terkunci dengan baik, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman.

 

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah tindak pidana curanmor. Pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dengan baik dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan,” pungkasnya.

 

Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Lombok Timur untuk menjalani proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *