VDNI Morosi Diduga Dalang Malapetaka Bagi Daerah dan Masyarakat Konut

oleh -
kapal cargo milik perusahaan PT. Virtue Dragon Nickel Indistrial (VDNI)

TOPIKterkini.com, Konut – Masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut) Sulawesi Tenggara (Sultra), tengah berduka atas adanya musibah banjir bandang, ternyata di sinyalir atas ulah aktivitas pertambangan di balik itu, ada segelintir orang yang bersuka cita di perairan wilayah laut Konawe Utara. Yakni kapal cargo milik perusahaan PT. Virtue Dragon Nickel Indistrial (VDNI), Pada kondisi cuaca yang sangat ekstrim musim ini, nampak terlihat berlabuh di sekitar hol antara marombo dan matarape dengan dalih mencari titik keselamatan dan keamanan, ternyata ironis bukan semata berlabuh tapi melakukan aktivitas kegiatan bongkar muat. Jika terjadi hal-hal insiden yang tidak inginkan, kami yakin pihak Syahbandar pun tidak akan mau bertanggung jawab.

Ketua Lembaga Pemerhati Tambang (Lempeta) Konut, Ashari. S.Sos, menyayangkan hal ini terjadi, atas aktivitas bongkar muat yang di lakukan dan kami menduga ada kongkalikong antara pihak perusahaan PBM, TKBM, LBS, dan termasuk General Manager VDNI itu sendiri. Padahal GM VDNI yang baru adalah putra daerah, harusnya manajemennya lebih baik. “Entah beliau (GM VDNI) terlibat atau tidak, Wallahu alam. terangnya

“Peraturan menteri perhubungan nomor 20 tahun 2017 di mana setiap pelabuhan khusus memiliki wilayah perairan yang telah di tetapkan oleh menteri perhubungan pada izin Operasi Terminal Khusus. Ironis terlalu berani Kepala Syahbandar Molawe Konut memberikan izin dengan sengaja menabrak aturan yang begitu sangat beresiko atas segala kemungkinan yang akan terjadi baik dari sisi keamanan, keselamatan dan pencemaran lingkungan, sampai dengan persoalan hukum. Ini harus disikapi dan di tindak tegas sebelum terjadinya kelalaian atau insiden. Untuk itu, dalam waktu dekat kami akan melaporkan persoalan ini kepada Pol Airut dan TNI AL yang bertugas di wilayah Konut,” tukas Ketua Lempeta Konut, Ashari.

BACA JUGA : 

Ashari menerangkan, bahwa selama berdiri dan beroperasinya pabrik VDNI di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, sangat berdampak negatif terhadap masyarakat Konawe Utara. Tidak hanya terjadi di darat yang setiap harinya sangat menggangu perjalanan masyarakat yang hendak berpergian ke Kendari, ternyata juga lebih parah dampak negatif yang terjadi di perairan laut konut dengan adanya bongkar muat ilegal yang di lakukan oleh PT. VDNI. Maka dari itu, sangat pantas saya katakan bahwa surga PT. VDNI adalah neraka bagi konut. Untuk itu pihak LBS yang menangani soal kapal di virtue harus bertanggung jawab. tuturnya

“Hari ini kami sudah merasa bersyukur Syahbandar molawe menjadi Kantor UPP yang tidak tergantung lagi dengan kebijakan unit langara. Namun, kewenangan itu lagi-lagi di manfaatkan untuk keuntungan pribadi sangat jauh harapan, kami masyarakat konut agar bagaimana bisa menambah pemasukan PAD, selain pendapatan PNBP atau pajak bagi hasil lainnya. Namun, ternyata semua angin surga.

Laporan Jurnalis Sultra : Endran

Loading...