oleh

Persit Ranting 15 Koramil 14/Mangkutana Gelar Pertemuan Rutin

TOPIKTERKINI.COM, LUWU TIMUR – Persit (Persatuan Istri Tentara) Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 15 Koramil 14/Mangkutana yang dipimpin oleh Ny. Mujahid, yang di laksanakan diAula Koramil 24/ Mangkutana, Desa Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Kamis (06/02/2020).

Dalam kesempatan itu, Ny. Mujahid menyampaikan agar Persit Koramil 14/Mangkutana selalu kompak dan menjaga kerukunan diantara anggota keluarga koramil Mangkutana.

Lebih lanjut, Ny. Mujahid berharap jika ada masalah sebaiknya langsung disampaikan, sehingga bisa dicari jalan keluarnya.

“Kita harus yakin bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” kata Ketua Ranting 15 ini.

Ny. Mujahid menambahkan seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin modern tentunya kita semua bisa mendapatkan informasi positif.

Salah satu dampak positifnya adalah kemudahan akses informasi yang hampir tanpa batas, sehingga sangat mudah untuk menambah ilmu pengetahuan, keterampilan termasuk salah satunya kerajinan tangan yang akan kita praktekkan hari ini.

“Peran utama kita sebagai istri pendamping suami dan ibu dari anak-anak sangatlah mulia, Ini adalah peran utama seorang wanita, yang memiliki nilai-nilai luhur dalam kehidupan manusia,” pesan.

Sebagai ibu rumah tangga, kata Ny. Mujahid, Persit harus pandai mengelola keuangan, agar mendahulukan kebutuhan dari pada keinginan. Ketika peran sebagai istri dan ibu dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, maka akan sangat mendukung terbentuknya kehidupan keluarga yang bahagia.

Di tempat yang sama, Danramil 14/Mangkutana Kapten Kav. Mujahid di sela-sela acara mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang menjaga tali silaturahmi antar sesama Persit dan keluarganya.

“Sebagai organisasi Persatuan Istri Tentara, kita harus selalu siap dan setia mendukung pelaksanaan tugas pokok suami dalam mengemban tugas kenegaraan sehingga benar-benar dapat terwujud,” ujar Danramil.

Danramil pun berpesan kepada Ibu-Ibu Persit agar berhati-hati dalam menggunakan Medsos yang dapat merusak citra TNI.

“Maraknya berita “HOAX” yng beredar, sehingga dapat memecah Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia,” pesan Danramil.

Untuk itu lanjut Danramil berpesan apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya jangan cepat di sebar.

“Cukup yang bermanfaat saja yang di posting dimedsos”, tuturnya.

Usai pertemuan berlangsung, ibu-ibu Persit melanjutkan praktek dan membuat kerajinan tangan berupa batik ecoprint daun jati.(***)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed