TOPIKTERKINI.COM, HALTENG – Pak Jalon warga desa Were Kecamatan Weda baru – baru ini kepada awak media mengaku kesal terhadap sikap saudara Nemu Takuling warga Lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah yang diduga menipu saudara Jalon sehingga mengancam bakal melaporkan perihal ini ke pihak kepolisian.
“Lahan yang saya beli pada saudara Nemu Takuling seluas 3,5 hektar. Akan tetapi pada proses pembebasan lahan bukan atas nama saya (Jalun) malah SKT pembebasan lahan itu atas nama orang lain. Setelah pembayaran lahan baru Nemu Takuling minta nomor rekening saya dan transfernya hanya sebesar 60 juta,” akunya.
Jalun juga menambahkan bahwa memang Nemu Takuling ini penipu, sebab lahan yang saya bayar itu sebesar 3,5 hektar tapi dia (NT) hanya kase 60 juta, jadi saya bersama rekan lain yang dikabarkan korban penipuan lahan juga berencana melaporkan kasus – kasus penipuan lahan ini ke pihak kepolisian,” tegasnya.
Masih terkait perihal diatas, Nemu Takuling saat awak media mau menemui dirinya di Lelilef Sawai Kecamatan Weda untuk memintai tanggapannya baru-baru ini, diduga menipu awak media. Sebab, saat dihubungi mengaku dirinya sudah berada di Lelilef Sawai, akan tetapi ketika balik bertanya kepada awak media dan awak media mengaku akan menemui dirinya di kediamannya Nemu Takuling malah mengaku dirinya masih berada di Kota Weda.
“Bagimana tanya NT? Pak Nemu dimana nich, so di Lelilef kah, (awak media) Iyo jawab NT, bagiman kong tanyanya lagi? Tong soada di Lelilef mokasana di rumah nich, diduga saking kaget para awak media mau menemui guna meminta tanggapannya terkait dengan berbagai keluhan soal lahan dirinya (NT) kemudian mengaku berada di Weda.
Laporan : Lamagi La Ode











