oleh

Diduga Adanya Investasi Asing di Lelilef, BBM Bebas Masuk Tanpa Dokumen

TOPIKTERKINI.COM – HALTENG | Sepertinya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium bersubsidi saat ini telah disalahgunakan oleh oknum – oknum pebisnis ilegal. Buktinya, ada beberapa mobil Pic Up yang bukan mobil pengangkut BBM saja dibebaskan masuk ke Lelilef Kecamatan Weda Tengah dimana Investasi bercokol.

Masuknya BBM Ilegal di Lelilef karena adanya investasi asing disana, ribuan karyawan yang menggunakan kendaraan roda dua maupun empat serta roda enam yang membutuhkan BBM baik itu solar maupun premium. Karena aksi BBM Ilegal ini diduga saling menguntungkan maka hingga kini dibiarkan petugas.

Yang menjadi pertanyaan, apakah pelaku pemasok BBM Ilegal ini telah di izinkan oleh perusahaan penyedia di wilayah Tikep sehingga lancar masukan BBM tanpa dilengkapi dokumen.

SW yang merupakan nama samaran karyawan ini kepada media ini Minggu, (14/06/20) sore kemarin mengatakan, seharusnya aparat penegak hukum tidak tinggal diam dengan maraknya BBM Ilegal yang masuk tanpa dokumen. Sebab, diduga BBM ilegal itu dijual kembali kepihak perusahaan yang ada di wilayah lingkar tambang.

Mestinya pihak aparat tidak terkesan ikut dalam membebaskan pelaku BBM ilegal yang masuk di wilayah lingkar tambang ini. Kalau BBM ilegal harus ditindaki aparat penegak hukum. Jangan ada pembiaran, apa lagi cenderung ikut main,” ungkapnya.

Aktifitas penjualan BBM secara ilegal di wilayah lingkar tambang dinilai sangat merugikan daerah dari segi pendapatan. Sehingga yang terjadi adalah kebocoran anggaran dan tidak maksimalnya pendapatan daerah.

“Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, apalagi saat ini Pemkab Halteng tengah menekan jumlah devisit anggaran daerah. Semoga ini menjadi perhatian semua pihak, demi daerah yang berlandaskan falsafah fagogoru,” pintahnya.

Diduga Adanya Investasi Asing di Lelilef, BBM Bebas Masuk Tanpa DokumenDiduga Adanya Investasi Asing di Lelilef, BBM Bebas Masuk Tanpa DokumenSW mengaku bahwa ini plat mobil Pic Up yang rutin memasukan BBM tanpa dokumen di Lelilef diantaranya DM 8389 BA dan DG 8515 L,” tutupnya.

Laporan : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed