oleh

Dua Tahanan Polres Bantaeng Kabur, Pemuda Lira Desak Kapolda Sulsel Copot Kapolres

TOPIKterkini.com–Bantaeng: Dua orang tahanan Polres Bantaeng kabur meninggalkan sel tahanannya pada hari Sabtu (10/4), sekira pukul 05.15 Wita.

Hal ini dibenarkan Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar melalui Kasi humas Polres Bantaeng Aiptu Syamsuddin Latif melalui ponselnya, Rabu 14/4/2021.

A dan S diperkirakan meninggalkan ruangan selnya sekira pukul 05.15 Wita. Keduanya kabur meninggalkan ruang tahanan setelah berhasil merayap diantara dua dinding berupa lorong dinding sel menembus plafon kemudian merangkak keluar melalui plafon diluar gedung sel tahanan polres.

“Dua orang tahanan Polres yang kabur itu melalui plafon sel tahanan dengan merayap diantara dua dinding dengan membobol plafon hingga tembus plafon diluar gedung sel tahanan” ungkap Syamsuddin.

Atas kejadian ini lanjut Syamsuddin Kapolres membentuk tim pencarian tahanan yang melarikan diri, tambahnya

Seperti diketahui Dua tahanan dan satu pelaku curanmor lainnya diringkus sejak dua pekan yang lalu Rabu (31/3), ketiganya ditangkap di kediamannya di kampung Senea Desa Bonto Tallasa Kecamatan Uluere. Mereka adalah A alias N Bin Juma (26), S Bin Maudu (17) dan Y (26).

Peristiwa ini mendapat perhatian dari Ketua DPD Pemuda Lira Andi Yuzdanar. Dalam keterangannya melalui ponselnya menyayangkan sikap Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar, yang dinilainya kurang koperatif terhadap Pers dan LSM yang bermaksud mengkonfirmasi langsung Kapolres.

“Seharusnya Kapolres yang menjelaskan langsung kepada awak media, soal kejadian itu, bukan menyerahkan tanggung jawabnya kepada Kasi Humas” kata Danar.

Danar juga dengan tegas meminta kepada Kapolres dan jajarannya untuk segera menangkap tahanan pelaku curanmor dalam waktu dua pekan.

Jika dalam waktu dua pekan Kapolres Bantaeng gagal menangkap tahanannya dia meminta Kapolda Sulsel untuk mencopot Kapolres Bantaeng dari jabatannya.

“Terkait kaburnya dua tahanan Polres tersebut, meminta Kapolres dan jajarannya segera menangkap kedua tahanan yang melarilan diri tersebut. Jika tidak ditangkap dalam waktu dua pekan, saya Ketua DPD Pemuda Lira Yuzdanar Hakim, meminta Kapolda Sulawesi Selatan untuk mencopot Kapolres Bantaeng” tegas Danar.

Permohonan maaf Kapolres, yang di sampaikan via WhatsApp, Rabu 14 April 2021

Melalui pesan Whatsapp Kapolres AKBP Rachmat Sumekar menyampaikan permohonan maafnya karena belum sempat menemui Wartawan

“Mohon maaf sebelumnya saya belum bisa menemui rekan media karena kegiatan sangat padat, karena polres sedang melakukan pembenahan, untuk masalah tahanan yang melarilan diri silahkan ditanyakan ke Kasi Humas akan dijelaskan secara jelas. Demikian yang bisa saya sampaikan, terima kasih atas kerjasamanya” jelas Rachmat melalui pesan WhatsApp di grup WhatsApp Polres Bantaeng.

Laporan : Armin

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed