oleh

Penyaluran BLT DD Desa Sidanga dinilai Tertutup, Ini Komentar Camat Weda

TOPIKTERKINI.COM – HALTENG | Akibat tak puas dengan pembagian BLT – DD tahap awal (April) di desa Sidanga Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah. Senin, (15/06/20) siang tadi puluhan warga desa Sidanga menemui Bupati untuk melaporkan sikap Kepala Desa Sidanga, Hernimus Kumai yang dinilai tak transparan dalam pembagian BLT – DD Jumat, (05/06/20) lalu.

Hal ini kami laporkan kepada Pemda Halteng karena dalam penyaluran BLT tidak transparan. Buktinya, kami selaku warga yang wajib mengontrol serta mengawasi kinerja Pemerintah Desa setempat tak diberikan data nama-nama penerima BLT, PKH dan BST.

Sementara desa lain seperti desa Fidi Jaya, Were, Nurweda, Goeng, Lembah Asri, Kluting Jaya, Loleo, dan desa lainnya memberikan kepada masyarakat dan dilakukan secara terbuka dan transparan, sekaligus melibatkan semua pihak serta masyarakat,” tegas Yafet Limoro kepada awak media Senin, (15/06/20) siang tadi.

Awalnya kami telah melapor terkait kondisi penyaluran BLT serta meminta nama – nama penerima BLT dan bantuan lainnya ke Dinas PMD Pemkab Halteng. Namun, kami diminta oleh Kadis PMD Drs Rustam M.Si kembali ke desa dan mencari bukti – bukti lainnya.

Selaku warga masyarakat tentu sangat kecewa dengan permintaan Kadis PMD. Sangat disayangkan, justru kami ke Dinas PMD karena kami tidak diberikan data nama – nama penerima BLT itu,” kesal Yafet.

Masih terkait dengan BLT, Kades Sidanga Hernimus Kumai kepada awak media Senin, (15/06/20) siang tadi mengaku bahwa penyaluran BLT – DD tahap I sudah diselesaikan tanpa ada kendala. “Soal BLT ini kita tidak bisa sabarang beking karena di ikat dengan aturan, karena dorang Yafet Limoro tara dapa doi jadi sakit hati,” ungkap Kades saat menghubungi via telpon.

Terkait dengan permintaan data nama – nama penerima BLT, BST dan PKH akan diberikan setelah nama – nama penerima sudah

BLT 133 KK, penerima BST 34 KK, jadi dong terima 99 KK, sementara saya (Kades) berkoordinasi dengan Dinas PMD mereka bilang boleh, pergantian nama yang penerima BST tidak bisa menerima BLT, PKH juga tidak bisa sehingga semua itu dihilangkan. Jadi 34 KK itu sementara masih ada tapi harus di verifikasi dengan Dinas PMD kemudian rubah Peraturan Desa (Perdes). Jadi nanti hasil jelas yang mana baru saya kirim data nama – nama penerimanya,” janji Hernimus kepada awak media via telpon siang tadi.

Masih terkait dengan BLT desa Sidanga, Camat Weda Musrifa Soleman via telpon Senin, (15/06/20) siang tadi sedikit mengoreksi pemberitaan awal. Camat mengaku faktanya tidak seperti itu karena dalam penyaluran dirinya turut hadir.

Namun, Camat Weda juga kewalahan dan mengaku belum menerima data nama – nama penerima BLT, PKH dan BST dari pembagian Jumat lalu dari Pemerintah Desa Sidanga hingga saat ini ketika diminta oleh awak media.

Laporan : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed