NTB

Sapi Simsalabim! Anggota Kelompok Bakal Laporkan Mantan Kadus dan Ketua Kelompok Banjar Manis

430
×

Sapi Simsalabim! Anggota Kelompok Bakal Laporkan Mantan Kadus dan Ketua Kelompok Banjar Manis

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Lombok Timur — Merasa Kebal hukum, Sapi Simsalabim ( Sapi Tidak Tau Asal usulnya ) di berikan ke kelompok peternak di jual oleh oknum mantan Kepala Dusun ( Kadis ) Banjar Manis Desa Anjani Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur dan ketua kelompok.

Oknum ketua kelompok dan mantan Kadus tersebut mengaku dirinya kebal hukum sehingga menjual sapi, di potong dan di pelihara sendiri oleh oknum Mantan Kadus Banjar Manis dan Ketua kelompok tersebut.

Anggota kelompok Ternak tersebut murka terhadap tingkah dari Mantan Kadus Banjar Manis dan Ketua kelompok ternak.

” Ada mungkin sekitar 5 bulan saya pelihara sapi tersebut kalau di hargakan sekitar 15 juta lah,” Katanya, Bapak Andi, Anggota kelompok ternak penerima manfaat, saat di konfirmasi,Senin,08/05/2023.

” Namun yang menjadi pertanyaan saya kok bisa sapi itu tidak ada di kandang itu. Saya dapat informasi di sekitar bahwa yang mengambil sapi itu adalah mantan kadus dan Ketu kelompok alias Egok ” Terangnya.

Ia juga menjelaskan, sebelum nya kami di informasikan oleh Agus Harianto alias Egok menawarkan kami sapi bantuan tidak tau asal usul nya dari mana, setelah itu kita berpoto dan tendangan , berselang lima (5 ) bulan sapi itu hilang dari kandang selanjutnya saya memberitahu warga sekitar ternyata oknum mantan kadus Dusun Banjar Manis dan Ketu kelompok tersebut yang mengambil sapi itu dan selanjutnya di jual di Tababan Saung di bapak Samsudin tangan kedua dari oknum kadus Banjar Manis, di jual dengan harga kurang lebih 10 juta lebih, di potong dua ekor ntah di jual kemana daging nya harganya kita gak tau, nah sisanya tingal 9 ekor tersebut di pegang langsung oleh mantan kadus tersebut.

” Bantuan tahun 2022 berjumlah 13 ekor ,” Terangnya.

” Kalau memang ini bantuan untuk kami silahkan berikan kami dari mana asal usul dari bantuan tersebut harus jelas juga, jangan sampai hanya nama kami saja di pakai namun barang nya tidak ada,” Ujaranya.

” Jelas nantinya kasus ini kami akan melaporkan ke pihak penegak hukum Polres Lombok Timur agar Oknum tersebut segera di tangkap dan di proses lebih lanjut,” Tegasnya.

 

Liputan: RiL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *