oleh

Aksi Unjuk Rasa Warga Sagea Berujung Anarkis

TOPIKTERKINI.COM – HALTENG | Ratusan warga Sagea Kecamatan Weda Utara yang menggelar aksi unjuk rasa pada Sabtu, (4/4/20) kemarin dinilai tidak memahami tujuan perusahaan yang meminta terhadap karyawan agar tinggal di lokasi kawasan industri untuk sementara waktu.

Aksi Unjuk Rasa Warga Sagea Berujung AnarkisAksi yang dilakukan ratusan warga akhirnya berujung anarkis dengan petugas keamanan. Selain itu, aksi tersebut juga dinilai tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian resort (Polres) Halteng,” katanya.

Hal ini dilakukan pihak perusahaan dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Pemerintah dalam tahap pencegahan covid – 19 ini. Dan tindakan yang diambil pihak perusahaan merupakan salah satu langkah pencegahan dan jauh sebelumnya sudah disosialisasikan secara internal,” ujar Bagian Media Comuikasi PT IWIP via pesan watshapp Sabtu, (4/4/20) kemarin.

Menurut perwakilan PT IWIP bahwa aksi yang dilakukan oleh mahasiswa Sagea dan forum buruh bersama ratusan warga masyarakat itu benar – benar sangat anarkis. Padahal langkah tersebut merupakan salah satu bentuk prosedur dalam melakukan pencegahan covid -19,” jelasnya.

Adapun kebijakan Perusahaan yang mengharuskan karyawan untuk tinggal di mess dan berikan akomodasi oleh perusahaan dalam waktu sementara sampai benar – benar covid -19 ini sampai benar – benar aman. Perusahaan sudah mengambil langkah semaksimal mungkin untuk pencegahan covid – 19 ini,” pungkasnya.

BACA JUGA: Jika Lockdown Diberlakukan, Perusahaan Harus Siap Biayai Karyawan

Pihak perusahaan sangat menyangkan sekali kalau karyawan melakukan demo anarkis seperti kemarin. Saat ini kita semua sedang melalui masa sulit untuk mencegah masa – masa sulit. Seharusnya lebih siaga bekerjasama bukannya melakukan aksi yang mengumpulkan masa seperti itu, dan malah itu sangat membahayakan,” tandasnya.

Pihak perusahaan tidak melakukan lock down, karena lock down itu kalau tidak ada kegiatan dan tidak akses di suatu daerah. Disini perusahaan akan selalu mengusahakan semaksimal mungkin untuk mentaati anjuran pemerintah untuk tetap beroperasi. Dengan menerapkan upaya pencegahan covid -19 salah satunya menyediakan mess sementara untuk pegawai perusahaan Agar meminimalisir pergerakan karyawan , sehingga tidak terjadi penyebaran virus,” terangnya.

BACA JUGA: Manager HRD PT IWIP Tak Punya Nyali Temui Ratusan Peserta Aksi

Namun sayangnya lanjut Bagian Media Comunikasi, mereka menanggapinya terlalu negatif sehingga sangat disayangkan sekali. Semoga kejadian anarkis tadi tidak terulang lagi,” pintahnya.

Laporan : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed