oleh

Manager HRD PT IWIP Tak Punya Nyali Temui Ratusan Peserta Aksi

TOPIKTERKINI.COM – HALTENG | Terkait dengan tuntutan ratusan warga desa Sagea Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah yang meminta agar look down dibatalkan oleh pihak perusahaan karena dinilai akan berdampak pada perekonomian.

Manager HRD PT IWIP Rosalina Sangaji dinilai tak bernyali menemui ratusan warga yang melaksanakan aksi di depan Site tanjung ulie desa Lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah Sabtu, (4/4/20) pagi tadi.

Sehingga diwakilkan kepada Manager Site PT IWIP saudara Marlon Kandow yang didampingi bapak Kapolres Halteng AKBP Nico A Setiawan Sik. Namun, hering terbuka Marlon Kandow bersama ratusan warga itu tak menghasilkan suatu keputusan atau hasil kesepakatan yang diingini oleh ratusan warga masyarakat dan karyawan.

Aksi yang dilakukan dalam rangka menuntut kepada Manager HRD untuk melakukan hering terbuka dengan masyarakat untuk menjelaskan rencana look down tersebut. Dalam aksi itu juga ratusan masa aksi meminta kepada pihak perusahaan membatalkan look down karena dinilai telah merugikan karyawan dan masyarakat dalam sisi perekonomian,” beber Korlap Melani dalam orasinya.

BACA JUGA: Jika Lockdown Diberlakukan, Perusahaan Harus Siap Biayai Karyawan

Jika look down dilakukan maka perusahaan harus menanggung biaya karyawan yang dirumahkan. Dalam aksi ratusan warga itu menimbulkan kontak fisik antara ratusan masa aksi dan petugas keamanan, sehingga tak terhindari lagi pelemparan batu pun terjadi.

Reporter : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed