oleh

Bantahan Soal Percitraan, Wabup Imo Angkat Bicara

TOPIKTERKINI.COM – HALTENG: Menindaklanjuti pernyataan Zulkifli Peley warga desa Were Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah melalui media online Topikterkini.com bahwa Bupati Edi Langkara disinyalir melakukan pencitraan dalam menuntaskan sejumlah permasalahan di Negeri Fagogoru.

Zulkifli Peley menyinggung beberapa persoalan diantaranya tidak adanya dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah. Menjawab persoalan itu bahwa Dokter yang sudah ada menurut Direktur RSUD dr. Safril Samiun bahwa di RSUD Weda sudah ada beberapa dokter spesialis seperti dokter kandungan, dokter Patologi Klinik sedangkan untuk Dokter Anestesi masih menunggu jadwal pesawat tanggal 10 bulan ini, mudah-mudahan, jika tidak terjadi perubahan jadwal maskapai.

“Untuk dokter spesialis lainnya dari bulan Februari lalu kami sudah usulkan langsung Ke Kementerian Kesehatan, dan pihak Kementerian Kesehatan merespon melalui Program PGDS (Pendayagunaan Dokter Spesialis) melalui Online. Namun semua itu tergantung kemauan dokter Spesialis itu sendiri. Pencarian Dokter Spesialis ini juga dilalakukan melalui proses per Individu,” ucap Direktur RSUD Weda dr. Safril melalui Bagian Humas dan Protokoler.

“Selain itu bulan April yang lalu kami juga sudah mengirimkan surat usulan yang kedua perihal Kebutuhan Dokter Spesialis Ke Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan RI,” ungkap Direktur RSUD lagi.

Sementara Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani memberikan apresiasi atas pernyataan salah satu warganya. Karena meski memiliki niat yang baik, tak sedikit yang menilai bahwa pemerintahan Elang-Rahim sedang melakukan pencitraan di tengah kondisi yang terjadi apalagi berbagai persoalan dalam masa pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Bupati Edi Langkara Disinyalir Pencitraan, Warga Halteng Angkat Bicara

“Dalam kepemimpinan kami “Elang-Rahim” kritikan seperti itu adalah hal yang biasa, sudut pandang orang berbeda-beda, jadi kita tidak bisa memaksakan dan menyenangkan setiap orang,” kata Abd. Rahim Odeyani.

Wabup yang juga Ketua DPD Partai Nasdem ini juga menuturkan, kami siap di kritik dan kritikan yang ditujukan kepada seorang pemimpin khususnya Elang-Rahin adalah hal yang biasa.

“Saya tidak mau ambil pusing dengan komentar-komentar tersebut, dari berbagai rongrongan yang datang bertubi-tubi baik di media sosial, unjuk rasa, bahkan omongan orang yang tidak jelas kalau tidak disertai dengan bukti” tutur Wakil Bupati

“Pemimpin itu, harus menanggung segala risiko soal pendapat orang, kita tidak bisa memaksa. Kadang pemimpin sudah bekerja saja masih di bully habis-habisan, dikritik habis-habisan, apalagi kalau tidak bekerja” tegas Imo sapaannya.

BACA JUGA: Sekda Halteng Laporkan Pengrusakan Gudang Milik Pemda

Elang-Rahim memilih tetap melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah. Bekerja terus dengan segala macam kondisi. Jika ada penolakan, harusnya bisa disampaikan secara baik-baik,” ucap Wakil Bupati mengakhiri.

Laporan : Lamagi La Ode

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed